Pengertian dan Sifat Atmosfer
Pernahkah Kalian membayangkan bagaimana Suasana itu sebenarnya berlapis-lapis? Ya benar demikian Para Siswa. Udara yang kita lihat dan rasakan mulai dari bawah sampai ke atas bukanlah satu lapisan yang sama. Melainkan terbentuk atas lapisan-lapisan Kalian sebagaimana lihat pada gambar di bawah ini.
1. Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak dapat dirasakan kecuali dalam bentuk angin
2. Dinamis dan elastis, sehingga dapat mengembang dan mengkerut serta dapat bergerak atau berpindah
3. Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi
4. Memunyai massa sehingga menimbulkan tekanan
Komposisi Atmosfer
tahukah kalian komposisi atmosfer?
Bumi diselubuni oleh lapisan udara yang terdiri dari berbagai unsur gas, debu, dan udara. Unsur-unsur gas yang menyusun atmosfer terutama adalah unsur Nitrogen dan Oksigen. Selain berupa gas-gas di atmosfer juga terdapat debu dan udara (hidrometeor). Jumlah berat seluruh atmosfer diperkirakan 5,6 x 1014 ton. Setengah dari berat tersebut berada di bawah ketinggian 6000 m dari permukaan bumi dan kurang lebih 80 % berada pada lapisan troposfer. Hal ini disebabkan oleh adanya gaya gravitasi bumi. Adanya gavitasi ini menyebabkan udara yang dekat dengan permukaan bumi menjadi lebih kencang. Komposisi dan jumlah gas penyusun atmosfer adalah sebagai berikut :
|
Tidak yakin |
Simbol |
Volume (%) |
|
Nitrogen |
N2 |
78,08 |
|
oksigen |
O2 |
20,95 |
|
Argon |
Ar |
0,93 |
|
Karbon Dioksida |
CO2 |
0,35 |
|
Neon |
Tidak |
0,0018 |
|
Metana |
CH4 |
0,00017 |
|
Helium |
Dia |
0,0005 |
|
Hidrogen |
H2 |
0,00005 |
|
Xenon |
Xe |
0,000009 |
|
Ozon |
O3 |
0,000004 |
Dari tabel tersebut terlihat bahwa lapisan udara di atmosfer didominasi oleh unsur nitrogen dan oksigen (± 99%). Unsur kedua ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan di muka bumi. Unsur gas yang jumlahnya paling sedikit adalah ozon. Meskipun jumlah ozon sangat sedikit (0,000004 %) namun unsur ini mempunyai peranan yang sangat penting, yaitu menyerap radiasi sinar ultravio.
Lapisan Atmosfer
Suasana bumi terdidi dari lapisan-lapisan dengan karakteristik yang berdeda-beda. Berikut merupakan lapisan-lapisan pada admosfer anatara lain yaitu :
1.
Troposfer (0-18 km dpl)
Lapisan Atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi yaitu lapisan Troposfer. Lapisan troposfer banyak mengandung uap air dan karbon dioksida. Pada lapisan ini masih bisa melakukan pernapasan secara bebas. Lapisan ini berfungsi untuk keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Lapisan Troposfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·
Lapisan paling dekat dengan permukaan bumi
·
Tempat kejadian fenomena cuaca, seperti angin, hujan, petir, dan Pelangi
·
Ketebalan lapisan di ekuator sekitar 18 Km dpl dan sekitar kutub hanya 8 Km dpl
·
80% masa atmosfer berada di lapisan ini
·
Terjadi gradien termometrik (penurunan suhu 0,6° C setiap kenaikan 100 m)
·
Suhu teratas troposfer -60° C sedangkan pada permukaan laut daerah tropis sekitar 27° C
· Terdapat lapisan tropopause (lapisan antara troposfer dan stratosfer)
2.
Stratosfer (18-60 km dpl)
Lapisan Stratosfer adalah lapisan kedua dari atmosfer bumi. Lapisan ini berada pada ketinggian 18 km hingga 60 km dpl. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung bagi troposfer dan permukaan bumi dari sinar ultraviolet matahari. Lapisan Stratosfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
· Terdapat lapisan ozon pada ketinggian 35 Km dpl yang bermanfaat melindungi bumi dari pancaran sinar ultraviolet
· Terdapat lapisan isotermal (18-22 Km dpl) yang memiliki suhu sekitar 60°C
· Terdapat lapisan inversi (20-60 Km dpl)
· Pada lapisan ini pesawat jet terbang
· Terdapat lapisan stratopause (lapisan antara stratosfer dan mesosfer)
3.
Mesosfer (60-80 km dpl)
Lapisan mesosfer berfungsi untuk melindungi bumi dari benda-benda yang ada di luar angkasa. Lapisan ini juga merupakan tempat terjadinya pembakaran benda-benda tersebut. Lapisan mesosfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·
Tempat terjadinya pembakaran benda luar angkasa
·
Suhu bagian atas lapisan ini semakin rendah
·
Pada ketinggian 80 Km dpl suhu mencapai -90° C (lapisan paling dingin)
· Terdapat lapisan mesopause (lapisan antara mesosfer dan termosfer)
4.
Termosfer (80-100 km dpl)
Lapisan Termosfer berada di ketinggian 80 km sampai 100 km dpl. Pada lapisan termosfer terjadi kenaikan suhu yang cukup tinggi, yang terjadi karena serapan radiasi sinar ultra violet. Ciri-ciri lapisan ini adalah sebagai berikut :
·
Memiliki suhu antara -40° C hingga -5° C
·
Terjadi ionisasi sebagian molekul dan atom udara
·
Lapisan tertinggi nomor dua di atmosfer
· Tempat munculnya aurora
5.
Lonosfer (100-800 km dpl)
Lapisan ini berfungsi sebagai penyebar gelombang radio dan gelombang komunikasi lainnya. Lapisan ionosfer berada pada ketinggian 80 km sampai 1500 km dpl, serta memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·
Memiliki suhu antara 0°C – 70°C
·
Terjadi ionisasi seluruh atom udara
·
Terjadi pemantulan gelombang radio pada lapisan ini
·
Terdapat 3 lapisan, yaitu :
-
Lapisan E (lapisan Kennely – Heavyside)
-
Lapisan F (terjadi pemantulan panjang - pendek gelombang radio)
- lapisan atom
6.
Eksosfer (800-1500 km dpl)
Lapisan Eksosfer merupakan lapisan atmosfer terakhir yang jaraknya paling jauh dari bumi. Lapisan ini berada di ketinggian 800 km sampai 1.500 km dpl. Lapisan Eksosfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·
Terjadi gerakan atom – atom secara tidak beraturan
·
Memiliki kandungan gas atmosfer yang sangat rendah
·
Lapisan paling panas
·
Satelit diluncurkan pada lapisan ini
· Disebut juga ruang antar planet dan geostationer



Tidak ada komentar:
Posting Komentar